Pernahkah Anda merasa sulit fokus, mudah lelah secara mental, cepat emosi, atau merasa “penuh tapi kosong” setelah lama scroll media sosial? Bisa jadi itu bukan sekadar capek biasa. Fenomena ini kini dikenal dengan istilah brain rot —kondisi ketika otak terbiasa menerima stimulasi berlebihan, cepat, dangkal, dan tanpa jeda, sehingga kemampuan berpikir jernih, fokus, dan refleksi perlahan menurun. Brain rot tidak datang tiba-tiba. Ia hadir diam-diam lewat kebiasaan harian: membuka ponsel begitu bangun tidur, berpindah dari satu konten ke konten lain tanpa sadar waktu, sulit lepas dari notifikasi, hingga merasa gelisah saat tidak memegang gawai. Dampaknya sering tidak disadari, tetapi nyata: sulit konsentrasi, menurunnya kualitas interaksi keluarga, mudah cemas, bahkan berkurangnya ketenangan batin. Menjaga Akal Itu Penting Dalam nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual lintas agama, akal adalah anugerah utama. Akal yang sehat...
Bersama belajar parenting dan terus berusaha menjadi orangtua yang lebih baik