Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Ketahui dan Antisipasi Penyebab Kenakalan dan Kriminalitas Anak Remaja

  Pemberitaan media s aat ini terkait kenakalan anak dan remaja semakin mengkhawatirkan. Bahkan tak sedikit yang sudah mengarah pada perilaku kriminalitas sehingga mengancam jiwa seseorang dan juga kredibitas orang tuanya. Tentu hal demikian tidak Anda inginkan terjadi pada keluarga Anda bukan? Untuk itu, sebagai o rang tua penting untuk peduli dan menyadari sejak dini perubahan perilaku anak. Hal ini  karena banyak kasus kriminalitas yang dilakukan anak dan remaja sesungguhnya bermula dari pengabaian orang tua terhadap perlindungan anak. Nah, bagaimana mendeteksi penyebab kenakalan dan/atau kriminalitas yang dilakukan anak? Berikut beberapa hal yang telah saya rangkum untuk Anda. Semoga bermanfaat! Bangun Kepedulian Bersama Dalam banyak kasus kenakalan dan kriminalitas anak dan remaja, ternyata tak sedikit yang disebabkan oleh pelanggaran terhadap perlindungan anak oleh orang tua atau orang dewasa di sekitarnya, seperti diabaikan, ditelantarkan, mendapat perlakukan kasar/k...

Menjadi Orang Tua yang Siap Memberi Dukungan Psikologis Awal

  Dalam tumbuh kembang anak dan interaksinya dengan lingkungan sosial di sekitarnya, tak jarang membuat anak stres atau depresi. Baik karena perbedaan pola asuh, karakter, atau kebiasaan. Dapat juga stres atau depresi pada anak ini terjadi karena adanya perubahan kebiasaan yang tiba-tiba, misalnya: kecelakaan, bencana alam atau adanya pandemi COVID-19 yang memaksa semua orang beraktivitas dari rumah hampir dua tahun lamanya. Akibat perubahan yang mendadak ini, banyak dari anak yang stres karena tidak dapat bertemu teman sebayanya, mengobrol, dan bermain bersama, atau karena situasi di rumahnya yang kurang kondusif akibat tekanan ekonomi akibat pencari nafkah utama kehilangan mata pencaharian, atau sakit, hingga adanya anggota keluarga yang meninggal dunia akibat COVID-19. Untuk melalui tantangan semacam ini, Anda sebagai orang tua dapat mengantisipasinya dalam bentuk dukungan psikologis awal (DPA). Apa dan bagaimana DPA itu? Berikut uraiannya yang telah saya rangkum untuk Anda, sem...

Budaya Valentine Day di Kalangan Remaja yang Perlu Orang Tua Waspadai

  Setiap pertengahan bulan Februari, tepatnya tanggal 14 masyarakat manca negara banyak yang merayakannya sebagai hari Valentine ( Valentine’s Day ), termasuk di negara kita. Hari Valentine dimaknai oleh banyak orang sebagai hari kasih sayang. Namun, muda-mudi mengekspresikannya secara beragam. Mulai dari saling berkirim kartu ucapan hari Valentine, memberikan atau bertukar hadiah, memberi bunga atau cokelat, hiasan berwarna merah muda ( pink) dan berbentuk hati, makan malam bersama dengan pacar, pesta dansa, hingga hubungan intim.   Sungguh hal ini yang perlu menjadi perhatian para orang tua.                                    Yang tambah membuat miris, ternyata ditemukan fakta di lapangan bahwa setiap perayaan hari Valentine bukan hanya penjualan cokelat meningkat tetapi juga penjualan kondom! Kondisi ini membuat salah satu pemeritah kota bahkan sampai membuat imbauan agar...

Tips Menjadi Orang Tua Siaga P3K di Rumah

  Kecelakaan bisa terjadi di mana saja, termasuk di rumah. Padahal setiap kecelakaan perlu pertolongan pertama sebelum membawa ke klinik, puskesmas atau rumah sakit. Untuk itu, Anda sebagai orang tua penting untuk mengetahui tentang P3K atau pertolongan pertama pada kecelakaan. Terutama, terkait peralatan P3K dan pengetahuan tentang P3K agar Anda dapat menolong anggota keluarga saat mengalami kecelakaan di rumah. Berikut ini beberapa tips yang telah saya rangkum untuk Anda hasil diskusi dengan dr. Sri Lenita, MARS, Kepala Puskesmas Kecamatan Pancoran, pada 15 September 2021 lalu di Kajian Bulanan Komunitas Ibu-Ibu Masjid Raya Palapa Baitus Salam. Semoga bermanfaat!   Selain peralatan dan pengetahuan P3K, Anda juga perlu memahami tentang tujuan dan prinsip-prinsip pertolongan pertama pada kecelakaan ini. Setidaknya ada empat tujuan dari P3K, yaitu: menyelamatkan jiwa, memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan, mencegah terjadinya hal yang lebih buruk pada korb...

Pentingnya Mengajarkan Anak Anda untuk Memaafkan

  Kita sebagai orang tua tentu berharap anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Salah satu hal penting untuk mewujudkannya adalah dengan mengajarkan anak untuk memaafkan (meminta dan memberi maaf) orang lain. Hal ini karena sebenarnya anak-anak sangat sadar akan kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh kata-kata dan tindakan. Namun, seiring bertambahnya usia, hal ini bisa berubah. Terutama bila anak tidak melihat teladan dari orang-orang di sekitarnya tentang bagaimana meminta dan memberi maaf orang lain saat terjadi sesuatu yang tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, penting kita sebagai orang tua memahami tentang pentingnya mengajarkan memafkan orang lain kepada anak sejak dini. Berikut beberapa hal tentang pentingnya mengajarkan anak memafkan dan meminta maaf yang telah saya rangkum untuk Anda. Semoga bermanfaat! Pentingnya Mengajarkan Anak tentang Memaafkan Mengajar anak Anda untuk memaafkan (memberi atau meminta maaf) adalah salah satu tugas tersulit yan...