Pernahkah Anda merasa kesal hanya karena membaca komentar orang di media sosial? Atau mungkin, tanpa disadari, Anda sendiri pernah menulis komentar yang terlalu tajam? Saat ini di dunia maya yang serba cepat, mampu mendorog siapa pun bisa berbicara tentang apa pun. Sayangnya, tidak semua orang meluangkan waktu untuk berpikir terlebih dahulu. Banyak yang terburu-buru menanggapi, tanpa memeriksa kebenaran, tanpa mempertimbangkan dampak, dan sering kali tanpa rasa tanggung jawab. Belajar dari Kasus Kiki Saputri Salah satu contoh yang menghebohkan baru-baru ini adalah kasus Kiki Saputri, seorang komika sekaligus ibu baru, yang melaporkan seorang warganet ke pihak berwajib. Penyebabnya? Komentar kejam yang ditujukan kepada anak bayinya, hanya karena sang komika tidak membalas komentar warganet, serta dilatar belakangi pula dengan imbas beda pilihan politik dari pemilu yang baru lalu. Sungguh tragis. Tapi inilah kenyataan di ruang digital kita hari ini. Peristiwa ini menjadi...
Bersama belajar parenting dan terus berusaha menjadi orangtua yang lebih baik